Kompas - Kamis, 1 April
JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Jenderal Pajak Mochamad Tjiptardjo meminta anak buahnya untuk bersikap terbuka dan memberikan informasi kepada media terkait perkembangan kasus Gayus Tambunan, miliarder muda yang diduga terlibat makelar kasus pajak.
"Saya ingatkan agar mereka enggak pada lari kalau ditanyain wartawan," kata Tjiptardjo kepada Kompas.com saat ditemui di kantornya, Rabu (31/3/2010) malam.
Sebelumnya, Tjiptardjo menjanjikan bakal membeberkan nama-nama 10 atasan Gayus di Direktorat Keberatan dan Banding Ditjen Pajak yang telah dinonaktifkan kemarin. Namun, saat dikonfirmasi kembali, Tjiptardjo justru meminta agar wartawan menghubungi Direktur KITSDA Ditjen Pajak Bambang Basuki yang melakukan pemeriksaan terkait kasus Gayus.
Sayang, saat wartawan mencoba menghubungi, Bambang enggan menjawab teleponnya. Pesan singkat yang dikirimkan oleh wartawan juga tidak dibalasnya.
"Nanti kita kasih. Tetapi inisialnya saja ya. Kan kasihan mereka juga kalau disorot wartawan. Belum tentu mereka bersalah. Kasihan keluarganya itu lho. Besok kita kasih tahu," kata Tjiptardjo saat ditagih perihal penyebutan 10 nama pimpinan Gayus yang telah dinonaktifkan tersebut.
Sore ini, Tjiptardjo menggelar rapat koordinasi dengan para pejabat eselon II, III, dan IV. Menurut dia, rapat ini juga membahas kasus Gayus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar